Pelaksanaan Putusan Arbitrase Internasional Terhadap Penetapan Kepemilikan Pulau Scarborough Shoal Di Laut Cina Selatan

  • Dessy Kartika Sari Universitas Hang Tuah
  • Levina Yustitianingtyas Universitas Hang Tuah

Abstract

Sengketa Laut Cina Selatan di pulau Scarborough Shoal, pada dasarnya disebabkan oleh adanya klaim dari negara Cina atas wilayah tersebut. Filipina memasukkan pulau Scarborough Shoal ke wilayah mereka karena berada dalam kawasan zona ekonomi eksklusif sesuai hukum Internasional. Filipina secara resmi mengajukan kasus ini ke Permanent Court of Arbitration (PCA), putusan yang dikeluarkan menguntungkan pihak Filipina dan Cina tidak mau menerima putusan tersebut. Hasil putusan PCA menimbulkan beberapa akibat hukum bagi Cina dan Filipina. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Yuridis Normatif serta menggunakan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982. Putusan PCA yang tidak dijalankan bisa menjadi sarana penekan bagi Cina agar lebih bersikap fleksibel dan menerima putusan tersebut. Sikap Cina yang tidak mau menerima putusan PCA, Filipina bisa membawa kasus ini pada International Tribunal for the Law of the Sea (ITLOS) yang merupakan badan pengadilan independen tentang Hukum Laut Internasional, keputusannya bersifat final dan mengikat para pihak yang bersengketa dan wajib untuk mematuhinya. Agar sengketa bisa diselesaikan secara damai dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi Cina dan Filipina.

References

Adolf Huala, Hukum Penyelesaian Sengketa Internasional, Jakarta : Sinar Grafika, 2012.
Anwar Chairul, Hukum Internasional : Horizon Baru Hukum Laut Internasional, Jakarta : Djambatan, 1989.
Mauna Boer, Hukum Internasional : Pengertian, Peranan dan Fungsi dalam Era Dinamika Global, Bandung : Alumni, 2008.
Rasjid Abdul, Upaya Penyelesaian Sengketa Antarnegara Melalui Mahkamah Internasional, Surabaya : Bina Ilmu, 1985.
Yahya, M Harapan, Arbitrase, Bandung : Pustaka Kartini, 1991.
Yahya, M Harapan, Beberapa Tinjauan Mengenai Sistem Peradilan dan Penyelesaian Sengketa, Bandung : PT. Citra Aditya, 1997.
Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut Tahun 1982 (UNCLOS 1982).
Charter of the United Nations 1945.
http : detiknews.com, Nograhany widhi koesmawardhany, ini putusan lengkap mahkamah arbitrase soal laut China selatan, http://news.detik.com/internasional/3251971/ini-putusan-lengkap-mahkamah-arbitrase-soal-laut-china-selatan, tanggal 12 Juli 2016, diakses pada tanggal 11 Oktober 2016.
http : hukumonline, ITLOS bisa menjadi alternatif penyelesaian sengketa wilayah laut, http://m.hukumonline.com/berita/bacahol12398/itlos-bisa-menjadi-alternatif-penyelesaian-sengketa-wilayah-laut, 09 Maret 2005, diakses pada 08 Desember 2016.
Published
2019-02-01
How to Cite
SARI, Dessy Kartika; YUSTITIANINGTYAS, Levina. Pelaksanaan Putusan Arbitrase Internasional Terhadap Penetapan Kepemilikan Pulau Scarborough Shoal Di Laut Cina Selatan. Seminar Nasional Hukum dan Ilmu Sosial, [S.l.], v. 2, p. 87-95, feb. 2019. Available at: <http://eproceeding.undiksha.ac.id/index.php/SENAHIS/article/view/1614>. Date accessed: 20 mar. 2019.