Analisis Rasa Nasionalisme Netizen Indonesia dalam Merespon Kegiatan Asian Games 2018

  • Kadek Ayu Ariningsih STMIK STIKOM Indonesia
  • Emmy Febriani Thalib STMIK STIKOM Indonesia
  • Made Leo Raditya STMIK STIKOM Indonesia
  • Ni Putu Suci Meinarni STMIK STIKOM Indonesia

Abstract

Pelaksanaan Asian Games ke 18 Tahun 2018 cukup membuat Indonesia menjadi pusat perhatian. Ditengah krisis global, Indonesia tetap mampu menunjukkan eksistensinya sebagai penyelenggara Asian Games sekaligus juga menunjukkan eksistensi Indonesia sebagai negara yang berdaulat. Penyelenggaraan Asian Games yang tergolong meriah dan sukses telah menuai pro dan kontra. Media sosial sebagai media komunikasi paling digandrungi saat ini menjadi tempat dituangkannya pro dan kontra tersebut. Oleh karena itu menjadi menarik untuk menganalisis berbagai komentar terkait pro dan kontra Asian Games 2018. Analisis yang dilakukan adalah tentang analisis rasa nasionalisme Netizen Indonesia dalam merespon kegiatan Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta. Objek dari analisis ini adalah akun resmi Instagram Asian Games 2018. Analisis dilakukan dengan melakukan penelusuran melalui komentar-komentar yang terdapat di akun Instagram. Untuk mengetahui apakah Event tersebut berpengaruh terhadap pemupukan rasa nasionalisme masyarakat Indonesia, mengingat euphoria dan antusiasme penonton pada live event pembukaan sampai penutupan. Sebagian besar memang merespon positif mega event tersebut, walau sebagian masih ada yang biasa memberikan respon biasa saja, dan sebagian lagi memberikan komentar yang negatif. Namun hal yang pasti bahwa Indonesia sebagai tuan rumah dari penyelenggaraan Asian Games 2018 membawa dampak positif bagi kebersamaan dan rasa perjuangan masyarakat Indonesia, walau hanya melalui media sosial rasa nasionalisme bangkit dan semakin meningkat.

References

Andrianto, T. T. 2015. Paradigma Baru Bela Negara Implementasi dan Pengembangannya di Era Globalisasi. Yogyakarta.
Berita dalam Harian online Malang Post dengan judul PBTI Pesimis Raih Emas di Asian Games . https://www.malang-post.com/berita/olahraga/pbti-pesimis-raih-emas-di-asian-games. Diakses tangga 15 Oktober 2018
Dokumen Kemenpora tentang keikutsertaan Indonesia dalam Asian Games 2006-2014.
Hendrastomo, G. 2007. "Nasionalisme vs Globalisasi ‘Hilangnya’ Semangat Kebangsaan dalam Peradaban Modern". Dimensi Kajian Sosiologi dan Pendidikan, 1, 1–11.
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Nasionalisme dan Ketahanan Budaya di Indonesia : Sebuah Tantangan, LIPI Press, 2011
Margianto, J. Heru & Syaefullah, A. Media Online : Pembaca, Laba dan Etika, Divisi Penyiaran dan Media Baru AJI Indonesia, Aliansi Jurnalis Independen Indonesia, 2017
Most popular social networks worldwide as of October 2018, ranked by number of active users (in millions). www.statitisca.com. Diakses pada 29 Oktober 2018
Ruslan, I. 2014. "‘MEMBANGUN’ NASIONALISME SEBAGAI SOLUSI UNTUK MENGATASI KONFLIK SARA DI INDONESIA". TAPIS, 10(1).
Subkhan, I. 2017. Hiruk Pikuk Wacana Pluralisme Di Yogya. Yogyakarta: Kanisius.
Syahrial Syarbani, Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi (Implementasi Nilai-Nilai karakter Bangsa). Ghalia Indonesia. Jakarta. 2014
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik
5+ Media Sosial Terpopuler di Indonesia dan Paling Banyak Digunakan, https://www.maxmanroe.com/media-sosial-terpopuler-di-indonesia.html, Diakses pada 29 Oktober 2018.
Published
2019-02-01
How to Cite
ARININGSIH, Kadek Ayu et al. Analisis Rasa Nasionalisme Netizen Indonesia dalam Merespon Kegiatan Asian Games 2018. Seminar Nasional Hukum dan Ilmu Sosial, [S.l.], v. 2, p. 260-266, feb. 2019. Available at: <http://eproceeding.undiksha.ac.id/index.php/SENAHIS/article/view/1635>. Date accessed: 26 apr. 2019.