Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Pembelajaran Menulis di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Kabupaten Buleleng

  • I Made Sutama Universitas Pendidikan Ganesha

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) kebutuhan pemanfaatan TIK, (2) pemanfaatan TIK, dan (3) kendala yang dihadapi dalam memanfaatkan TIK oleh guru dalam pembelajaran menulis, (4) kebutuhan pemanfaatan TIK, (5) pemanfaatan TIK, dan (6) kendala yang dihadapi dalam memanfaatkan TIK oleh siswa dalam pembelajaran menulis. Untuk mencapai tujuan itu rancangan deskriptif kuantitaif digunakan. Subjek penelitian ini adalah 37 guru bahasa Indonesiadan 1242 siswa yang tersebar di sembilan SMAN di Buleleng, dengan lokasi dalam, pinggir, dan luar kota. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan diolah secara kuantitatif. Ditemukan bahwa dari lima belas potensi TIK yang ditawarkan, ada sembilan yang dibutuhkan oleh sebagian besar (lebih dari 90%) guru, yaitu: (1) mencari materi tentang menulis, (2) menemukan contoh teks, (3) menayangkan materi tentang menulis ketika mengajar, (4) meminta siswa untuk mencari materi tentang menulis, (5) meminta siswa menemukan contoh teks, (6) meminta siswa menemukan materi untuk menulis, (7) mengumpulkan tugas menulis dari siswa, (8) menskor tulisan siswa, dan (9) mengumumkan skor tulisan siswa.  Dari sembilan potensi yang dibutuhkan, hanya enam potensi yang dimanfaatkan oleh sebagian besar guru, yaitu: (1) mencari materi pembelajaran menulis, (2) mencari model teks,(4) meminta siswa menemukan materi tentang tulisan, (5) meminta siswa menemukan model teks, (5) meminta siswa menemukan materi untuk menulis, (6) melakukan penskoran terhadap tulisan siswa. Ada lima kendala yang dihadapi guru. Yang paling dominan adalah keterbatasan sarana dan prasarana. Ditemukan pula bahwa dari dua belas potensi TIK untuk menunjang pembelajaran menulis, hanya tiga yang dibutuhkan oleh sebagian besar siswa (lebih dari 85%), yaitu: (1) mencari materi tentang  menulis, (2) mencari model tulisan dalam berbagai jenis teks, dan (3) mencari bahan untuk tugas menulis yang diberikan guru. Dari tiga potensi TIK yang dibutuhkan oleh sebagian besar siswa, hanya dua yang betul-betul dimanfaatkan oleh sebagian besar siswa, yaitu: (1) mencari materi tentang tulisan dan (2) mencari bahan untuk tugas menulis yang diberikan oleh guru. Ada tiga kendala dominan yang dihadapi oleh siswa, baik yang di dalam kota, pinggir kota, maupun luar kota. Ketiganya adalah (1) tidak memiliki sarana atau perangkat keras TIK, seperti computer, telepon pintar, modem, dll., (2) signal internet (di sekolah) lemah, dan (3) tidak terampil menggunakan/memanfaatkan TIK

Published
2018-09-19
How to Cite
SUTAMA, I Made. Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Pembelajaran Menulis di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Kabupaten Buleleng. Seminar Nasional Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, [S.l.], v. 5, p. 10-25, sep. 2018. ISSN 2623-288X. Available at: <http://eproceeding.undiksha.ac.id/index.php/semnasbasindo/article/view/1241>. Date accessed: 19 nov. 2018.