Karakteristik Majas Bahasa Jurnalistik dalam Berita Seni Budaya

  • I Wayan Wendra Universitas Pendidikan Ganesha

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memecahkan masalah berikut. (1)Bagaimana karakteristik gaya bahasa yang digunakan wartawan dalam menulis berita seni budaya pada surat kabar Bali Post? (2) Jenis gaya bahasa apa sajakah yang terpakai dalam menulis berita seni budaya pada surat kabar Bali Post? Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah berita yang diambil dari surat kabar Bali Post mulai Maret-Mei 2017. Objek penelitiannya adalah karakteristik gaya bahasa (majas) dalam penulisan berita seni dan budaya danĀ  jenis gaya bahasa yang terpakai dalam menulis berita. Data penelitian dikumpulkan dengan metode pencatatan dukumen.Data dianalisis dengan metode deskriptif. Hasil penelitian adalah sebagai berikut.Gaya bahasa yang digunakan berkakarakteristik perbandingan sebanyak 170 (38,64%), berkarakteristik pertentangan 133 (30,23%), berkarakteristik pertautan90 (20,45%) dan berkarakteristik perulangan 47 (10,68%). Dasar karakteristiknya adalah kejujuran dalam komunikasi yakni jujur, sopan santun dan menarik. yang diwujudkan melalui kejelasan dan kesingkatannya. Pembaca tidak perlu berpikir keras atau memeras otak untuk memahami maksud yang disampaikan. Ditemukan440 penggunaan gaya bahasa dalam penulisan berita seni budaya. Gaya bahasa yang digunakan wartawan dalam menulis berita ditemukan sebanyak dua puluh empat jenis gaya bahasa atau (96%) daridua puluh lima gaya bahaya yang ada. Jenis gaya bahasa yang digunakannya itu gaya bahasa perumpamaan, metafora, personifikasi, depersonifikasi, antithesis, pleonasme, hiperbola, litotes, ironi, paranomasis, paradox, klimaks, antiklimaks, sarkasme, metonimia, sinekdoke, alusio, eufimisme, antonomasia, paralelisme, asonansi, epizeukis, anaforadantropen. Saran yang dikemukakanĀ  dalam penulisan berita seni budaya agar wartawan menggunakan gaya bahasa dengan tiga dasar yakni kejujuran (tidak berbeliti belit), sopan santun (tidak penuh basa basi) dan menarik (berpengertian baik) sehingga pembaca tidak perlu berpikir keras atau memeras otak untuk mengetahui apa yang disampaikannya.

Published
2018-09-19
How to Cite
WENDRA, I Wayan. Karakteristik Majas Bahasa Jurnalistik dalam Berita Seni Budaya. Seminar Nasional Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, [S.l.], v. 5, p. 240-247, sep. 2018. ISSN 2623-288X. Available at: <http://eproceeding.undiksha.ac.id/index.php/semnasbasindo/article/view/1285>. Date accessed: 16 nov. 2018.