PEMANFAATAN TEKNIK PENDINGINAN PASIF UNTUK MENINGKATKAN PERFORMA TERMAL BANGUNAN RESIDENSIAL DI INDONESIA

Main Article Content

Remon Lapisa M. Yasep Setiawan Arwizet Arwizet Krismadinata Krismadinata Fahmi Rizal Nasruddin Nasruddin

Abstract

Sektor bangunan merupakan salah satu konsumen energi di Indonesia yang mengambil bagian 27% dari total kebutuhan energi dimanfaatkan oleh sektor perumahan. Dari studi literatur diperoleh konsumsi bangunan ini paling banyak diperuntukan bagi sistem pendingin dan pencahayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektifitas teknik pendinginan pasif pada atap bangunan untuk mengurangi kebutuhan energi dan meningkatkan kenyamanan termal di daerah khatulistiwa. Hasil penelitian sebelumnya menyatakan bahwa faktor utama yang mempengaruhi kenyamanan termal adalah desain atap bangunan dan sistem ventilasi. Dalam penelitian ini akan dibahas tiga teknik pendinginan pasif yang diaplikasikan pada atap bangunan, yaitu; lapisan reflektif pada atap, isolasi termal pada langit-langit dan sirkulasi udara alami di zona loteng untuk meningkatkan kinerja termal bangunan residensial di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik pendinginan pasif bersamaan dapat secara signifikan mengurangi suhu yang terlalu panas dan ketidaknyamanan termal sebesar 37,3% di wilayah tropis.

Article Details

How to Cite
LAPISA, Remon et al. PEMANFAATAN TEKNIK PENDINGINAN PASIF UNTUK MENINGKATKAN PERFORMA TERMAL BANGUNAN RESIDENSIAL DI INDONESIA. Proceeding Semnasvoktek, [S.l.], v. 2, p. 208-219, dec. 2017. ISSN 2541-3058. Available at: <http://eproceeding.undiksha.ac.id/index.php/semnasvoktek/article/view/727>. Date accessed: 25 sep. 2018.
Section
Articles