Pengembangan Model Motor Learning Berbasis Budaya untuk Meningkatkan Fundamental Skill, Gross Motor Skill dan Karakter Pada Siswa PAUD di Kabupaten Buleleng

  • I Ketut Yoda

Abstract

Penelitian ini dalam jangka pendek (tahun pertama) bertujuan untuk merumuskan gambaran analisis kebutuhan tentang kurikulum PAUD (Standar Kompetensi Lulusan, Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, dan materi pembelajaran), implementasi model dan  skenario pembelajaran yang dipergunakan, karakteristik siswa, fasilitas dan alat yang dipergunakan dalam pembelajaran, draft skenario pembelajaran dan model pembelajaran Motor Learning Berbasis Budaya untuk Meningkatkan Fundamental Skill, Gross Motor Skill dan Karakter pada Siswa PAUD di Kabupaten Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, menggunakan desain pengembangan Borg and Gall yang dimodifikasi menjadi tiga tahapan utama yaitu, 1) tahap analisa kebutuhan dan pengembangan desain/draft model Motor Learning Berbasis Budaya, 2) tahap evaluasi, revieu/ujicoba, dan 3) tahap implementasi model Motor Learning Berbasis Budaya. Penelitian ini melibatkan partisipasi aktif 19 sekolah TK tersebar pada  3 Kecamatan di Kabupaten Buleleng. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah adalah metode observasi partisipatif, studi dokumentasi, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), angket (kuesioner), dan tes. Hasil analisis kebutuhan diperoleh hal-hal sebagai berikut. (1) secara umum seluruh PAUD/TK di Kabupaten Buleleng telah menggunakan Kurikulum 2013 yang di dalamnya terdapat Standar Kompetensi Lulusan, KI, dan KD; (2) semua guru-guru PAUD/TK di Kabupaten Buleleng telah menyiapkan RPP, namun implementasi tidak sesuai dengan apa yang direncanakan dalam RPP, serta dalam pengembangan fundamental motor skill, gross motor skill, dan karakter siswa, guru-guru PAUD/TK belum merancang model pembelajaran secara khusus, dan hanya beberapa yang menggunakan buda  lokal, dan dilakukan oleh siswa saat jam istirahat siswa tanpa pengawasan guru; (3) skenario pembelajaran yang diterapkan dalam  pelaksanaan pembelajaran oleh guru-guru PAUD/TK di Kabupaten Buleleng secara umum sama yakni terdiri dari: kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup; (4) karakteristik siswa berdasarkan fundamental motor skill pada anak PAUD/TK di Kabupaten Buleleng masih tergolong kategori kurang; dan  (4) fasilitas dan alat permainan edukatif (APE) yang dimiliki oleh sekolah PAUD/TK di Kabupaten Buleleng cukup memadai, namun belum dimanfaatkan secara maksimal oleh-oleh guru-guru, terutama dalam hal pengembangan gerak fundamental dan gross motor skill

Published
2018-11-15
How to Cite
YODA, I Ketut. Pengembangan Model Motor Learning Berbasis Budaya untuk Meningkatkan Fundamental Skill, Gross Motor Skill dan Karakter Pada Siswa PAUD di Kabupaten Buleleng. Seminar Nasional Riset Inovatif, [S.l.], v. 6, p. 434-441, nov. 2018. Available at: <http://eproceeding.undiksha.ac.id/index.php/senari/article/view/1632>. Date accessed: 20 mar. 2019.
Section
Articles