PENGEMBANGAN TRADISI MEGIBUNG SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN SENIKULINER BALI

  • Ni Wayan Sukerti Fakultas Teknik dan Kejuruan, Universitas Pendidikan Ganesha
  • Cokorda Istri Raka Marsiti Fakultas Teknik dan Kejuruan, Universitas Pendidikan Ganesha
  • NDMS. Adnyawati Fakultas Teknik dan Kejuruan, Universitas Pendidikan Ganesha
  • Luh Joni Erawati Dewi Fakultas Teknik dan Kejuruan, Universitas Pendidikan Ganesha

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (a) melakukan penelusuran literature, dan menggali melalui observasi lapangan terhadap kegiatan upacara adatataupun nonupacara adatyang mengadakan tradisi megibung; (b) melakukan identifikasi terhadap persiapan, pengolahan, penyajian, dantata cara makan diwilayah sampelpenelitian yaitu di Desa Selat Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem Bali. Jenis penelitian ini adalah survei. Metode pengumpulan data melalui Telaah Pustaka (Literatur), Wawancara, dan Observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan: (1)Tradisi megibung sebagai tradisi yang memiliki nilai –nilai etika, moral, dan kesopanan yang tinggi untuk meningkatkan rasa kekeluargaan dan semangat kebersamaan tanpa membedakan derajat, status sosial.; (2) Proses persiapan, pengolahan, dan penyajian hidangan dilakukan bersama-sama oleh anggota banjar (krama) laki-laki, dan dipimpin oleh seorang juru patus atau belawa, hal bermakna semangat gotong royong yang sangat tinggi.; (3) Perkembangan zaman dan kemajuan IPTEK selain membawa dampak positif, juga membawa dampak negatif yang berimbas pada tradisi atau budaya, khususnya tradisi megibung, yang nilainya sudah mulai bergeser kearah kepunahan.; (4)Adanya opini masyarakat tradisi megibung kurang mewah, kurang praktis, pemborosan, berakibat beralihnya pola makan bersama ke pola prasmanan, padahal pola megibung memiliki makna mendalam diajarkan secara tidak langsung para leluhur (5) Untuk mengatasinya maka strategi yang paling tepat melalui prarem (awig-awig desa ) sebagai peraturan yang wajib dilaksanakan pada acara-acara adat. Selain itu peranan, internet menjadi sangat penting. Oleh karena itu strategi lainnya yaitu pengenalan tradisi megibung pada situs website, sehingga dikenal luas oleh masyarakat Bali secara khusus dan masyarakat lainnya secara umum. Dengan demikian tradisi ini akan tetap lestari sepanjang masa.

Published
2017-11-18
How to Cite
SUKERTI, Ni Wayan et al. PENGEMBANGAN TRADISI MEGIBUNG SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN SENIKULINER BALI. Proceeding SENARI, [S.l.], v. 5, p. 613-619, nov. 2017. Available at: <http://eproceeding.undiksha.ac.id/index.php/senari/article/view/979>. Date accessed: 23 june 2018.
Section
Articles