Tax Evasion Dalam Persepsi Etis Dan Demografi Wajib Pajak

  • I Nyoman Kusuma Adnyana Maha Putra Universitas Mahasaraswati Denpasar, Bali, Indonesia
  • Ni Putu Nita Anggraini Universitas Mahasaraswati Denpasar, Bali, Indonesia
  • Ni Wayan Rustiarini Universitas Mahasaraswati Denpasar, Bali, Indonesia
  • I Made Sudiartana Universitas Mahasaraswati Denpasar, Bali, Indonesia

Abstract

Tax evasion merupakan fenomena sosial yang menjadi masalah penting bagi negara berkembang.Tax evasion adalah manipulasi ilegal atas penghasilan yang dilakukan wajib pajak untuk memperkecil jumlah pajak yang terutang. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor demografis wajib pajak yang terdiri atas variabel pekerjaan, jenis kelamin, usia, pendidikan, pengalaman dan penghasilan wajib pajak yang dapat mempengaruhi persepsi etis wajib pajak atas tindakan penggelapan pajak. Penelitian ini dilakukan pada lima kantor pelayanan pajak yang tersebar di Provinsi Bali dengan jumlah responden sebanyak 377 orang yang merupakan wajib pajak orang pribadi dan wajib pajak badan yang terdaftar di DJP Bali. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini berhasil membuktikan bahwa dari keenam karakteristik demografi yang dimiliki oleh wajib pajak, variabel usia dan pendidikan berpengaruh negatif terhadap persepsi etis wajib pajak atas tindakan penggelapan pajak, sedangkan pengaruh positif ditunjukkan oleh variabel penghasilan.
Published
2017-10-11
How to Cite
MAHA PUTRA, I Nyoman Kusuma Adnyana et al. Tax Evasion Dalam Persepsi Etis Dan Demografi Wajib Pajak. Proceeding TEAM, [S.l.], v. 2, p. 176-183, oct. 2017. ISSN 2548-4443. Available at: <http://eproceeding.undiksha.ac.id/index.php/team/article/view/169>. Date accessed: 19 july 2018. doi: https://doi.org/10.23887/team.Vol2.2017.169.