Penyelesaian Sengketa Asuransi Melalui Badan Mediasi dan Arbitrase Asuransi Indonesia (BMAI) Dalam Bingkai Hukum Nasional Indonesia

  • Elisabeth Pudyastiwi Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto
  • Agoes Djatmiko Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto

Abstract

Kehadiran BMAI pada akhirnya diharapkan akan memberikan kemudahan tersendiri bagi para pemegang polis asuransi dan perusahaan asuransi. Selain itu, masyarakat tidak asing lagi dengan produk asuransi dan dapat menghilangkan ketakutan akan sulitnya menyelesaikan perkara klaim yang ditolak perusahaan asuransi. Menjadi harapan besar jika BMAI benar-benar dapat berperan dengan sangat efektif, sehingga masyarakat diberikan alternatif pilihan penyelesaian khusus secara mediasi guna menyelesaikan sengketa di bidang asuransi di luar pengadilan. Secara sekilas dapat dikatakan bahwa keberadaan BMAI sepanjang independensinya dapat terjaga, maka keberadaannya akan cukup efektif untuk mengakomodir kepentingan para pihak. Tentu dengan berbagai kelebihan dan kelemahan yang dimilikinya, mengingat usia BMAI yang relatif masih muda. Melalui proses mediasi dan ajudikasi BMAI membantu menyelesaikan sengketa klaim (tuntutan ganti rugi/manfaat) dan memberikan solusi yang mudah bagi tertanggung atau pemegang polis yang kurang memahami asuransi dan kurang mampu untuk menyelesaikan suatu perkara melalui pengadilan negeri, apalagi membayar biaya bantuan hukum yang mahal. BMAI mengupayakan penyelesaian sengketa klaim secara lebih cepat, adil, murah, dan informal.


 

Published
2019-10-14
How to Cite
PUDYASTIWI, Elisabeth; DJATMIKO, Agoes. Penyelesaian Sengketa Asuransi Melalui Badan Mediasi dan Arbitrase Asuransi Indonesia (BMAI) Dalam Bingkai Hukum Nasional Indonesia. Seminar Nasional Hukum dan Kewarganegaraan, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 212-220, oct. 2019. Available at: <https://eproceeding.undiksha.ac.id/index.php/semnashk/article/view/1679>. Date accessed: 05 aug. 2020.