Kedaulatan Rakyat Dalam NKRI (Tantangan dan Idealisme Konstitusi)

  • I Nengah Suastika Universitas Pendidikan Ganesha

Abstract

 


Secara konseptual kedaulatan dapat diartikan sebagai kekuasaan tertinggi pada suatu organisasi atau negara. Ada beberapa teori tentang kedaulatan, yaitu teori kedaulatan Tuhan, teori kedaulatan raja, teori kedaulatan negara dan teori kedaulatan rakyat. Dari berbagai teori yang berkembang, Indonesia menganut teori kedaulatan rakyat. Hal ini tampak nyata dalam pada pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea ke-4, yang berbunyi “ maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawatan/Perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Lebih jauh mengenai kedaulatan rakyat diatur pada Pasal 1 Ayat (2) “Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar”. Walapun secara tegas telah termaktub dalam pembukaan dan Undang-Undang Dasar 1945, pelaksanaan kedaulatan rakyat dari masa kemasa mengalami artikulasi dan pemaknaan yang berbeda, sesuai dengan semangat dan upaya pengambil kebijakan dimasanya. Bertalian dengan itu, maka makalah ini akan mengkaji secara mendalam dan komperhensip mengenai dasar hukum dan implementasi kedaulatan rakyat pada Negara Kesaturan Republik Indonesia dari masa ke-masa.


 

Published
2019-10-14
How to Cite
SUASTIKA, I Nengah. Kedaulatan Rakyat Dalam NKRI (Tantangan dan Idealisme Konstitusi). Seminar Nasional Hukum dan Kewarganegaraan, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 243-250, oct. 2019. Available at: <https://eproceeding.undiksha.ac.id/index.php/semnashk/article/view/1682>. Date accessed: 05 aug. 2020.