Kekuatan Pembuktian Akta Dalam Perkara Perdata.

  • Putu Radyati Sugiadnyana Universitas Pendidikan Ganesha

Abstract

Dalam melakukan pembuktian dalam kasus Perdata harus adanya bukti-bukti yang kuat untuk menuntut suatu hak, dimana bukti-bukti yang ada harus kuat dan sesuai dengan apa yang kita tuntut. Pembuktian Perkara Perdata seperti hal nya perkara tanah, harus sesuai adanya bukti otentik seperti akta tanah atau sertifikat tanah untuk menunjukkan bukti kepemilikan yang lengkap terhadap kepemilikan dari tanah tersebut. Pembuktian dalam bentuk akta dalam perkara perdata yang dibuat oleh notaris mempunyai pengaruh besar pada saat proses pembuktian, maka dalam pembuatan akta tidak dapat atau tidak dibolehkan dibuat selain notaris.

Published
2019-10-14
How to Cite
SUGIADNYANA, Putu Radyati. Kekuatan Pembuktian Akta Dalam Perkara Perdata.. Seminar Nasional Hukum dan Kewarganegaraan, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 258-265, oct. 2019. ISSN 2745-7990. Available at: <https://eproceeding.undiksha.ac.id/index.php/semnashk/article/view/1684>. Date accessed: 31 oct. 2020.