PENDAMPINGAN PLKB DALAM UPAYA MENURUNKAN UNMET NEED KB MELALUI KONSELING KELOMPOK DI DESA PEGAYAMAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG

  • Luh Mertasari Universitas Pendidikan Ganesha
  • Ni Komang Sulyastini Universitas Pendidikan Ganesha
  • Luh Nik Armini Universitas Pendidikan Ganesha
  • Ketut Espana Giri Universitas Pendidikan Ganesha
  • Luh Ari Arini Universitas Pendidikan Ganesha

Abstract

Salah satu masalah kependudukan di Indonsesia adalah tingginya PUS yang tidak ber KB. BKKBN telah berupaya untuk mensosialisasikan program KB kepada masyarakat, namun masih banyak Pasangan Usia Subur (PUS) yang belum menggunakan kontrasepsi padahal mereka masih memerlukan kontrasepsi tersebut. Masalah unmet need mengindikasikan adanya kesenjangan antara tujuan reproduksi perempuan dengan perilaku kontrasepsi mereka. Desa pegayaman menempati urutan kejadian unmet need terbesar di buleleng. Terdapat 200 unmet need yang sebagian beranggapan sudah tidak mungkin hamil karena  jarang melakukan hubungan seksual. Pendekatan berupa konseling secara individu dan penyuluhan sudah dilakukan tetapi permasalahan belum teratasi. Unmet need berdampak pada kegagalan program KB yang nantinya berlanjut ke ledakan populasi di Indonesia serta meningkatnya AKI dan AKB. Diperlukan upaya pendampingan PLKB dalam penurunan kejadian tersebut.Tujuan pengabdian adalah untuk menurunkan kejadian unmeet need. Strategi pendampingan PLKB dalam konseling KB. Metode pelaksanaan konseling kelompok unmet need.Hasil terjadi penurunan kejadian unmet need sebanyak 15 % melalui konseling kelompok.

Published
2019-12-06
How to Cite
MERTASARI, Luh et al. PENDAMPINGAN PLKB DALAM UPAYA MENURUNKAN UNMET NEED KB MELALUI KONSELING KELOMPOK DI DESA PEGAYAMAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG. Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat, [S.l.], v. 4, p. 204-210, dec. 2019. Available at: <https://eproceeding.undiksha.ac.id/index.php/senadimas/article/view/1733>. Date accessed: 29 sep. 2020.
Section
Articles