PENTINGNYA LITERASI VIDEO GAME PADA GURU-GURU DI SMPKN MUHAMMADIYAH BAKI

  • Dian Purworini Universitas Pendidikan Ganesha

Abstract

Video game selama ini kerap digunakan sebagai media untuk membuat anak-anak atau remaja rileks dengan permainan yang memanfaatkan teknologi ini. Akan tetapi, video game juga memiliki dampak negatif yang perlu dikaji oleh orang tua, pendidik dan juga pemainnya sendiri. Video game kekerasan dalam banyak penelitian, terbukti memiliki peluang untuk mempengaruhi perilaku agresivitas pada remaja.  Guru sebagai benteng pendidikan formal memiliki potensi untuk memberikan pelajaran terkait dampak video game kekerasan pada siswa-siswa. Siswa-siswa yang berusia anak –anak atau remaja masih belum banyak mengerti tentang dampak negatif dibandingkan dengan mengejar kesukaan bermain video game kekerasan. Oleh karena itu, guru perlu menyikapi serius maraknya video game agar dapat memberikan edukasi sekaligus pembekalan kepada siswa bagaimana bermain video game yang aman dan bermanfaat bagi perkembangan kemampuan kognitif dan respon mereka. Tujuan pengabdian adalah memberikan edukasi literasi video game kekerasan kepada guru dengan metode presentasi dan dilanjutkan dengan diskusi. Berdasarkan uji beda antara pre test dan poost test kuesioner yang diisi oleh guru, ada perbedaan antara sebelum dan sesudah kegiatan pengabdian.  Literasi game terbukti memberikan tambahan pengetahuan bagi guru.

Published
2019-12-06
How to Cite
PURWORINI, Dian. PENTINGNYA LITERASI VIDEO GAME PADA GURU-GURU DI SMPKN MUHAMMADIYAH BAKI. Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat, [S.l.], v. 4, p. 240-245, dec. 2019. Available at: <https://eproceeding.undiksha.ac.id/index.php/senadimas/article/view/1738>. Date accessed: 01 oct. 2020.
Section
Articles