PELATIHAN PENANGANAN RISIKO BAHAN BERBAHAYA DI LABORATORIUM KIMIA BAGI LABORAN

  • I Dewa Putu Subamia Universitas Pendidikan Ganesha
  • I Gusti Ayu Nyoman Sri Wahyuni Universitas Pendidikan Ganesha
  • Ni Nyoman Widiasih Universitas Pendidikan Ganesha

Abstract

Kemampuan penanganan bahan berbahaya di laboratorium kimia SMA di Kabupaten Buleleng masih rendah, berdampak pada besarnya potensi kecelakaan kerja di laboratorium. Kegiatan pengabdian masyarakat (P2M) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penanganan risiko bahan berbahaya di laboartorium bagi Laboran Kimia SMA di Kabupaten Buleleng sehingga mampu mengantisipasi potensi terjadinya bahaya dan kecelakaan kerja di laboratorium. Permasalahannya adalah kemampuan penanganan risiko bahan berbahaya masih belum memadai sehingga perlu ditingkatkan. Solusinya melalui pelatihan dan pendampingan peningkatan kemampuan penanganan risiko bahan kimia berbahaya. Metode yang diterapkan adalah metode pelatihan dan pendampingan. Pelaksanaan kegiatan berupa in service dan on service dalam bentuk ceramah-diskusi, workshop dan praktek (learning by doing). Pelaksanaan kegiatan meliputi identifikasi potensi risiko, cara-cara penanganan dan penanggulangan potensi bahaya, prosedur menangani bahan kimia secara aman di laboratorium. Evaluasi kegiatan ini dilakukan terhadap proses dan produk kegiatan serta keberlanjutannya. Hasil kegiatan adalah terdapat peningkatan kemampuan laboran dalam penanganan bahan berbahaya di laboartorium kimia.  
 

Published
2019-12-06
How to Cite
PUTU SUBAMIA, I Dewa; SRI WAHYUNI, I Gusti Ayu Nyoman; WIDIASIH, Ni Nyoman. PELATIHAN PENANGANAN RISIKO BAHAN BERBAHAYA DI LABORATORIUM KIMIA BAGI LABORAN. Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat, [S.l.], v. 4, p. 692-705, dec. 2019. Available at: <https://eproceeding.undiksha.ac.id/index.php/senadimas/article/view/1808>. Date accessed: 29 sep. 2020.
Section
Articles