PELATIHAN PENERAPAN SISTEM LAYANAN AIR MINUM BERBASIS KARTU RFID DI DESA BANYUNING

  • I Gede Nurhayata Universitas Pendidikan Ganesha
  • Ketut Udy Ariawan Universitas Pendidikan Ganesha
  • Putu Suka Arsa Universitas Pendidikan Ganesha

Abstract

Desa Banyuning memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, salah satunya sumber mata air Candi Kuning, dengan kualitas air sudah teruji secara klinis dan dinyatakan layak minum tanpa perlu dimasak. Layanan air minum ini masih dikelola dengan sistem pembayaran pasca bayar dengan memasukkan uang pada sebuah kotak untuk setiap kali transaksi. Kenyataannya, hasil pengelolaan air desa pada kotak tidak sesuai dengan jumlah volume air yang dikeluarkan. Dalam membantu meningkatkan layanan air di desa Banyuning dilakukan dengan perubahan sistem pelayanannya menjadi sistem layanan air minum berbasis kartu rfid. Setiap warga desa akan menggunakan kartu rfid untuk mengambil air..Hasil yang dicapai dalam kegiatan pengabdian masyarakat yakni adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pemasangan dan pemakaian perangkat sistem layanan air minum berbasis RFID. Hasil ini diharapkan memperbaiki sistem layanan air minum desa dari sistem pasca bayar menjadi sistem pra bayar sehingga berdampak pada peningkatan hasil pengelolaan air minum desa.

Published
2019-12-06
How to Cite
NURHAYATA, I Gede; UDY ARIAWAN, Ketut; SUKA ARSA, Putu. PELATIHAN PENERAPAN SISTEM LAYANAN AIR MINUM BERBASIS KARTU RFID DI DESA BANYUNING. Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat, [S.l.], v. 4, p. 1135 - 1142, dec. 2019. Available at: <https://eproceeding.undiksha.ac.id/index.php/senadimas/article/view/1874>. Date accessed: 01 oct. 2020.
Section
Articles