Penggunaan Metode Role Playing dalam Menyiapkan Peserta Didik Menjadi Konselor Keluarga Berencana

  • Wayan Sugandini Program Studi Kebidanan Jurusan Olahraga dan Kesehatan FOK UNDIKSHA

Abstract

Tujuan penelitian untuk meningkatkan keterampilan peserta didik dalam melaksanakan konseling Keluarga Berencana dengan menggunakan metode pembelajaran role playing, karena selama ini hampir sebagian peserta didik belum bisa mencapai nilai standar lulus dalam melaksankan konseling Keluarga Berencana. Jenis penelitian eksperimen dengan rancangan One Short Case Study, subjek penelitian berjumlah 42 orang. Pengumpulan data dengan observasi menggunakan instrumen Cheklist, melalui evaluasi individu. Analisa data dengan Student T.test one sample, berbantuan SPSS hasil analisis .000, lebih kecil dari 0,05 dan nilai t hitung 16,771 sedangkan daftar t tabel satu pihak dengan derajat kepercayaan 95% menggunakan 42 sampel menunjukkan nilai 1,684, jadi t hitung lebih besar dari t tabel, artinya bahwa H0 ditolak, maka metode role playing efektif untuk menyiapkan peserta didik menjadi konselor Keluarga Berencana. Dengan demikian mereka siap melakukan konseling dengan baik di saat mereka melaksanakan Praktik Lapangan baik di Rumah Sakit, Puskesmas dan di masyarakat, maupun ketika mereka sudah menjadi bidan.

Published
2020-10-20
How to Cite
SUGANDINI, Wayan. Penggunaan Metode Role Playing dalam Menyiapkan Peserta Didik Menjadi Konselor Keluarga Berencana. Seminar Nasional Riset Inovatif, [S.l.], v. 7, p. 8-14, oct. 2020. Available at: <https://eproceeding.undiksha.ac.id/index.php/senari/article/view/2093>. Date accessed: 26 july 2021.
Section
Articles